Keunggulan yang bakal ditawarkan di Range Rover Electric ini adalah mampu melintasi temperatur ekstrim serta sesuai dengan mempertahankan warisan budayanya sebagai mobil offroader paling mampu melewati berbagai kondisi jalan.
Sebagai salah satu contoh, karena sudah tidak lagi menggunakan mesin bakar, Range Rover Electric ini berani untuk main kubangan air sedalam 850 mm.
Para teknisi mentargetkan Range Rover Electric bisa sesenyap mungkin ketika melaju di hutan, sehingga tidak mengganggu lingkungan, serta pastinya tidak meninggalkan emisi gas buang.
Kemewahan kabin tentunya juga disertakan untuk para pengagum brand mobil offroad asal Inggris ini. Para ahli sudah merancang Range Rover Electric memiliki road noise cancellation dan desain suara. Tingkat kenyamanan kabin yang membuat mobil listrik mewah ini tak tertandingi, karena bisa dipesan sesuai keinginan konsumen untuk detailnya.
Range Rover memastikan bahwa para konsumennya mendapat pengalaman lebih dari sekadar memiliki mobil listrik. Perihal pengisian baterai yang cepat, update perangkat lunak over-the-air, hingga teknologi pintar untuk memaksimalkan jarak tempuh.
Modular Longitudinal Architecture akan menjadi platform untuk Range Rover Electric ini, produksinya akan dilakukan di Solihull, Inggris, bersanding dengan model yang sudah dijual umum yakni mild dan extended-range plug-in electric hybrid. Kabarnya menelan investasi hingga £70 juta fasilitas di Solihull.
Perihal baterai dan Electric Drive Unit (EDU), akan diproduksi di JLR Electric Propulsion Manufacturing Centre di Wolverhampton, Inggris. Range Rover juga sudah membuka pre-order untuk Range Rover Electric.
“Menandai era baru bagi merek Range Rover: SUV mewah asli kini tersedia sebagai model serba listrik,” ujar Geraldine Ingham, Managing Director, Range Rover.
Range Rover Electric akan memberikan kinerja yang sebanding dengan andalan Range Rover V8 dan kemampuan segala medan yang dikembangkan sendiri oleh para ahli Land Rover yang telah menjadi ciri khas sejak dimulainya Range Rover pada tahun 1970.
Setelah satu tahun pengembangan virtual yang mencakup ketahanan front-end, analisis sistem multi-bodi yang mempertimbangkan permintaan pada sasis, dan penjelajahan virtual dengan kecepatan hingga 50 km/jam, kendaraan fisik pertama telah dibuat.
Pengujian di jalan global telah dimulai, dari Swedia hingga Dubai, dengan suhu berkisar antara -40C hingga +50C. Program pengujian fisik global telah diadaptasi untuk kendaraan listrik sepenuhnya pertama Range Rover guna memastikan ketahanan sistem penggerak listrik, termasuk bagian bawah lantai, ketahanan baterai, integritas sasis, dan uji dinamika kendaraan untuk penurunan suhu.
untuk keterangan lebih lanjut bs menghubungi
Herry
land rover indonesia – Jakarta PIK
wa/call 087780045900


